Lazismu Kirim Tiga Truk Bantuan Logistik Kemanusiaan untuk Korban Banjir Aceh
YOGYAKARTA — LAZISMU Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan logistik kemanusiaan bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir. Bantuan tersebut diberangkatkan dalam rangkaian pelepasan resmi yang digelar di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Jumat malam (30/1).
Pelepasan bantuan dihadiri oleh Ketua PWM DIY Dr. Muh. Ikhwan Ahada, M.A., Ketua LAZISMU Wilayah DIY Jefree Fahana, S.T., M.Kom., perwakilan LAZISMU se-DIY, unsur Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta relawan Muhammadiyah DIY.
Di tengah hujan yang mengguyur Yogyakarta, pelepasan bantuan berlangsung khidmat dan penuh makna. Kondisi tersebut dimaknai sebagai keberkahan atas ikhtiar kemanusiaan yang dijalankan sebagai amanah dari para donatur LAZISMU.
Ketua LAZISMU Wilayah DIY, Jefree Fahana, menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan hasil konsolidasi seluruh jaringan LAZISMU di DIY, mulai dari kantor wilayah, daerah, hingga kantor layanan.
“Alhamdulillah, LAZISMU DIY dapat menunaikan amanah para donatur dengan mengirimkan bantuan logistik untuk saudara-saudara kita di Aceh. Semula ditargetkan dua truk, namun berkat kepercayaan dan kepedulian donatur yang luar biasa, bantuan bertambah menjadi tiga truk,” ungkapnya.
Sebanyak tiga truk bantuan diberangkatkan menuju Aceh dengan membawa logistik yang mencakup 500 paket sembako, 500 paket hygiene kit, 500 perlengkapan ibadah, 620 mushaf Al-Qur’an, 610 paket school kit, 510 tas sekolah, 25 paket baby kit, 500 family kit, serta material untuk 200 unit hunian darurat (huntara).
Jefree menambahkan, estimasi nilai total bantuan logistik yang dikirimkan mencapai sekitar Rp700 juta, termasuk material hunian darurat yang seluruhnya diberangkatkan dari Yogyakarta. Selain bantuan darurat, LAZISMU DIY juga tengah mengupayakan program pemulihan pascabencana, salah satunya melalui rencana pembangunan sumur bor di 25 titik dengan kedalaman sekitar 45 meter.
“Kami tidak hanya fokus pada respons darurat, tetapi juga memikirkan keberlanjutan pemulihan masyarakat terdampak. Insyaallah, program sumur bor ini menjadi bagian dari solusi jangka menengah,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris LRB/MDMC PWM DIY, Harits Wiratama, menyampaikan apresiasi kepada LAZISMU dan para donatur atas kepercayaan dan kolaborasi yang terjalin dalam aksi kemanusiaan ini.
“Terima kasih kepada seluruh donatur dan relawan. Sinergi LAZISMU dan MDMC memungkinkan bantuan yang dikirim benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Ketua PWM DIY, Dr. Muh. Ikhwan Ahada, M.A., mengapresiasi peran strategis LAZISMU sebagai pengelola amanah umat yang terus hadir dalam setiap situasi kebencanaan.
“Inilah wajah gerakan Muhammadiyah. Dengan ikhlas, sunyi, dan senyap, namun terus bergerak membawa manfaat. LAZISMU dan MDMC adalah satu kesatuan dalam pelayanan kemanusiaan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada LAZISMU daerah se-DIY yang telah menggerakkan kantor layanan dan donatur secara serentak, sehingga penghimpunan dan penyaluran bantuan dapat berjalan optimal.
Pelepasan bantuan ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan perjalanan armada logistik, kemudahan distribusi di lokasi bencana, serta keberkahan bagi seluruh donatur, relawan, dan masyarakat Aceh yang menerima bantuan